Pengembangan Pariwisata Dalam Konteks Pembangunan Wilayah


 Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, definisi pengembangan adalah hal, cara atau hasil kerja mengembangkan. Sedangkan mengembangkan berarti membuka, memajukan, menjadikan maju dan bertambah baik. pengembangan pariwisata dapat diartikan usaha atau cara untuk membuat jadi lebih baik segala sesuatu yang dapat dilihat dan dinikmati oleh manusia sehingga semakin menimbulkan perasaan senang dengan demikian akan menarik wisatawan untuk berkunjung.

4 pemain dengan rekor kesuksesan penalti


Menurut Suwantoro (1997) pola kebijakan pengembangan obyek wisata yang meliputi :

Prioritas pengembangan obyek

Pengembangan pusat-pusat penyebaran kegiatan wisatawan

Memungkinkan kegiatan penunjang pengembangan obyek wisata 

Dalam pengembangan obyek wisata ini, perlu diperhatikan tentang prasarana pariwisata, sarana wisata, infrastruktur pariwisata dan masyarakat sekitar obyek wisata tersebut. Menurut Spillane (1994) suatu tujuan pariwisata, harus meliputi lima unsur yang penting agar wisatawan dapat merasa puas dalam menikmati wisatanya yaitu meliputi:


1. Atraksi


Menurut pengertiannya atraksi adalah unsur yang mampu menarik wisatawan untuk mengunjunginya. Motivasi wisatawan untuk mengunjungi suatu tempat tujuan wisata adalah untuk memenuhi atau memuaskan beberapa kebutuhan atau permintaan kegiatan wisata mereka. Untuk itu suatu tujuan wisata biasa memiliki ciri-ciri khas untuk menarik wisatawan antara lain:

Keindahan alam 

Iklim dan cuaca

Kebudayaan

Sejarah

Ethnicity atau sifat kesukuan

Accessibility/kemampuan atau kemudahan berjalan atau ketempat tertentu 


2. Fasilitas


Fasilitas cenderung berorientasi pada lokasi atraksi karena fasilitas harus dekat dengan pasarnya. Jumlah dan jenis fasilitas tergantung kebutuhan wisatawan dan juga harus cocok dengan kemampuan membayar dari wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut.


3. Infrastruktur


Infrastruktur adalah semua konstruksi di bawah dan di atas tanah dan suatu wilayah atau daerah.


Yang termasuk infrastruktur penting dalam pariwisata adalah :

Sistem pengairan/air

Kualitas air yang sangat diperlukan untuk mendukung kegiatan pariwisata. Seperti penginapan membutuhkan 350 sampai 400 galon air per kamar per hari.


Sumber listrik dan energi

Suatu pertimbangan yang penting dalam pemenuhan kebutuhan pariwisata adalah jumlah tenaga energi yang tersedia pada jam pemakaian yang paling tinggi atau jam puncak (peak hours). Ini diperlukan supaya pelayanan yang ditawarkan dapat terus berjalan.


Jaringan komunikasi

Wisatawan membutuhkan jasa-jasa telepon dan/atau komunikasi lainnya yang tersedia untuk tetap terhubung dan bersosialisasi saat kegiatan pariwisata.


Sistem pembuangan kotoran/pembuangan air

Kebutuhan air untuk pembuangan kotoran memerlukan kirakira 90 % dari permintaan akan air. Jaringan saluran harus didesain berdasarkan permintaan puncak atau permintaan maksimal.


Jasa-jasa kesehatan

Jasa kesehatan yang tersedia akan tergantung pada jumlah tamu yang diharapkan, umumnya, jenis kegiatan yang dilakukan atau faktor-faktor geografis lokal.


Jalan

Ada beberapa cara membuat jalan raya lebih menarik bagi wisatawan :


- Menyediakan pemandangan yang luas dari alam semesta

- Membuat jalan yang naik turun untuk variasi pemandangan

- Mengembangkan tempat dengan pemandangan yang indah

- Membuat jalan raya dengan dua arah yang terpisah tetapi sesuai dengan keadaan tanah

- Memilih pohon yang tidak terlalu lebat supaya masih ada pemandangan yang indah



4. Transportasi


Ada beberapa unsur yang perlu terpenuhi dalam transportasi dan fasilitasnya antara lain:


Informasi lengkap tentang fasilitas, lokasi terminal, dan pelayanan pengangkutan lokal ditempat tujuan harus tersedia untuk semua penumpang sebelum berangkat dari daerah asal

Sistem keamanan harus disediakan di terminal untuk mencegah kriminalitas. Suatu sistem standar atau seragam untuk tanda-tanda lalu lintas dan simbol-simbol harus dikembangkan dan dipasang di semua bandara udara

Tenaga kerja untuk membantu para penumpang

Informasi lengkap tentang lokasi, tarif, jadwal, dan rute dan pelayanan pengangkutan lokal

Peta kota harus tersedia bagi penumpang


5. Hospitality/keramahtamahan


Wisatawan yang sedang berada dalam lingkungan yang belum mereka kenal maka kepastian akan jaminan keamanan sangat penting, khususnya wisatawan asing sehingga aspek keramahantamahan warga lokal akan mempengaruhi kenyamanan wisatawan. Jadi, unsur pokok yang harus mendapat perhatian guna menunjang pengembangan pariwisata di daerah tujuan wisata yang menyangkut perencanaan.


Pelaksanaan pembangunan dan pengembangannya meliputi 5 unsur:

Objek dan daya tarik wisata

Prasarana wisata

Sarana wisata

Infrastruktur

Masyarakat/lingkungan/budaya



Pengembangan pariwisata ini mempunyai dampak positif maupun dampak negatif. Spillane (1994) menjelaskan mengenai dampak positif dari pengembangan pariwisata meliputi :


a. Penciptaan lapangan kerja, dimana pada umumnya pariwisata merupakan industri padat karya dimana tenaga kerja tidak dapat digantikan dengan modal atau peralatan

b. Sumber devisa asing

c. Pariwisata dan distribusi pembangunan spiritual


Pariwisata cenderung mendistribusikan pembangunan dari pusat industri kearah wilayah desa yang belum berkembang, bahkan pariwisata disadari dapat menjadi dasar pembangunan regional.


Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya pengembangan pariwisata meliputi:


A. Pariwisata dan kerentanan (vulnerability) ekonomi : Di negara dengan perekonomian terbuka, pariwisata menjadi sumber daya yang mudah kena serang atau luka, khususnya jika negara tersebut sangat tergantung pada satu pasar asing

B. Banyak kasus kebocoran sangat luas dan besar, khususnya jika proyek-proyek pariwisata berskala besar dan diluar kapasitas perekonomian

C. Polarisasi spasial dari industri pariwisata dimana perusahaan besar mempunyai kemampuan untuk menerima sumber modal yang besar dari kelompok besar lembaga keuangan sedangkan perusahaan kecil harus tergantung dari pinjaman atau subsidi dari pemerintah dan tabungan pribadi

D. Sifat dari pekerjaan dalam industri pariwisata cenderung menerima gaji yang rendah sehingga sering menjadi pekerjaan musiman dan tidak ada serikat buruh

E. Dampak industri pariwisata terhadap alokasi sumber daya ekonomi industri ini dapat menaikkan harga tanah dimana kenaikan harga tanah dapat menimbulkan kesulitan bagi penghuni daerah tersebut yang tidak bekerja disektor pariwisata yang ingin membangun rumah atau mendirikan bisnis di sekitar tempat wisata

F. Dampak terhadap lingkungan, bisa berupa polusi air atau udara, kekurangan air, keramaian lalu lintas dan kerusakan dari pemandangan alam yang tradisional


Postingan populer dari blog ini

Konsep Pengembangan Desa Wisata Batik Kemplong Pekalongan

Sejarah Desa Wisata Batik Kemplong sebagai Modal Pembangunan Wilayah

Gain or even shed on Sunday, England have actually provided our team one thing towards take pride in